Haii... Aku Pak.Cletuk !!

Hallo Masyarakat Indonesia.. Kita masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang hebat. Dari negeri Indonesia yang "HEBAT" buktinya.. Kita menganut dasar PANCASILA, Negara yang DEMOKRASI, Jalur Perdagangan yang sangat BERPOTENSI, serta memiliki kekayaan alam yang membuat decak kagum masyarakat dunia lain.
"Tapi" sayangnya banyak sekali yang menggunakan Hal-hal tersebut dengan salah di tangan yang salah.

Blog Celetuk Politik Indonesia, hanya ingin mendengarkan dan berbicara dari hati, kepada masyarakat lain serta pemerintah agar kami dapat dan bisa berkomunikasi dua arah dengan baik.

Sabtu, 01 November 2014


"Lomba Lari" Para Menteri Ekonomi




JAKARTA, KOMPAS.com – Kabinet Kerja dengan jargon “kerja, kerja, kerja..” nampaknya menjadi semacam kontrak sosial, pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jutaan mata mengawasi setiap langkah dari ke-34 menteri, sejak diambil sumpahnya, Senin (27/10/2013) lalu. Tak terkecuali para menteri di bidang perekonomian. Sebut saja beberapa nama seperti Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, yang terlihat langsung tancap gas begitu bendera start, diangkat.

”Si Supercepat” Rini Soemarno


TRIBUN NEWS / DANY PERMANA Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M Soemarno diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA

“Si Supercepat” Rini Soemarno, pada hari pertama kerja langsung menggarap satu per satu pekerjaan rumah Kementerian BUMN. Pilihan pertamanya, mengisi kekosongan sejumlah perusahaan pelat merah. Maklum, ada lima perusahaan BUMN yang ditinggal direktur utamanya.

Kelima BUMN tersebut adalah PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), PT Pindad (Persero), PT KAI (Persero), serta PT Telkom Indonesia (Persero). Tiga perusahaan BUMN yang disebut belakangan ditinggal CEO-nya yang didaulat menjadi menteri, yakni Sudirman Said, Ignasius Jonan, serta Arief Yahya.

“Nah, inilah tadi salah satu yang saya diingatkan terutama para menteri yang tadinya Dirut/CEO BUMN, bahwa saya harus segera mendapatkan penggantinya,” ucap Rini, Senin (27/10/2014) usai pelantikan.

Rini pada hari itu juga mengatakan akan mempelajari profil direksi PT KAI (Persero) yang bakal ditunjuk menggantikan Ignasius Jonan. (baca: “Si Supercepat” Mulai Pelajari Profil Calon Pengganti Jonan). Dua hari berselang, Rabu (29/10/2014), ditunjuklah Direktur Pengelolaan Aset Non Produktif KAI, Edi Sukmoro sebagai Dirut KAI.

Penunjukkan Edi telah melalui proses seleksi, serta telah meminta saran dari Ignasius Jonan selaku Menteri Perhubungan dan mantan Dirut KAI.

Jonan yang bikin keringetan

TRIBUN NEWS / DANY PERMANA Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA

Di Jl.Merdeka Barat, Ignasius Jonan sukses membuat para pejabat Kementerian Perhubungan, berkeringat, Senin (27/10/2014). Usai dilantik, Jonan langung meninjau kantor barunya. “Blusukan” ke ruangan tiap direktorat, dengan menggunakan lift barang sampai tangga darurat.

Di hari yang sama, Jonan menggelar rapat tertutup selama lebih kurang dua jam. Jonan nampak meninggalkan Gedung Karsa pukul 19.23 wib. Namun kepada wartawan, mantan Dirut KAI itu mengaku hanya perkenalan saja.

Pada Rabu (29/10/2014) sore, Jonan kembali melakukan inspeksi mendadak selama lebih kurang 2,5 jam. Meski nampaknya baru sekadar rapat dan inspeksi, namun Jonan sudah merencanakan strategi. Salah satunya, Jonan berencana memberlakukan piket Sabtu dan Minggu bagi pegawai di Kementerian Perhubungan.

Jonan juga mengatakan akan mempelajari dulu PR-PR yang belum selesai, seperti pencaplokan Bandara Halim Perdanakusuma oleh Lion Group. Namun, Jonan mengisyaratkan proyek KA cepat Jakarta-Bandung dihentikan, sebab tak berkeadilan. Selain itu, Jonan berjanji akan “blusukan” ke mercusuar-mercusuar terpencil.

Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti

Jika Jonan ingin ada piket Sabtu dan Minggu, Susi Pudjiastuti ingin jam kerja di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berubah, menjadi dari jam 07.00 sampai 15.00. Membabat pelaku illegal fishing menjadi agenda utama Susi, di samping membuat nelayan tidak bergantung lagi pada subsidi dalam lima tahun mendatang.

SABRINA ASRIL/KOMPAS.com Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Gebrakan awalnya, membuat data-data kelautan dan perikanan bisa diakses semua orang, Jumat (31/10/2014). Susi ingin, semua orang di Indonesia menjadi partisipan aktif dalam menjaga kekayaan laut Indonesia. Selain itu, Susi berniat mengkaji ulang regulasi yang dinilainya masih “belum pada tempatnya”.

Niat Susi untuk “jualan” tak serta-merta dilakukan serampangan. Ada aturan “preman” yang akan ia terapkan. “Program KKP hanya akan saya salurkan kalau Pemda sudah buat Perda pelarangan jual-beli kepiting yang bertelur, ikan yang bertelur, udang yang bertelur, pelarangan penebangan hutan bakau, pelarangan penggunaan bahan kimia di tambak. Kalau itu dibuat, programnya saya lepas,” ucap Susi, Kamis (30/10/2014).






Pak Celetuk sangat menyetujui dengan cara kepemimpinan di bawah Presiden Jokowi. Melihat dari Mutu menteri yang dipilih (Dengan mempertimbangkan berbagai aspek) mulai terlihat kinerjanya. Mereka memang terlihat sedang "Lomba Lari" untuk memperbaiki Indonesia dari segala segi, karena banyak sekali menu yang harus dilaksanakan untuk membuat Indonesia Lebih Baik. 

Presiden kita, telah memberikan mereka Motivasi dan Tugas yang sangat baik, serta mereka juga di berikan kebebasan ruang gerak untuk bekerja (tetap di bawah pengawasan) agar mereka bekerja secara Efektif, Efisien dan menggunakan Kreatifitas Individu yang Profesional.

Sudah sekian lama, kita tidak mendapatkan Presiden yang seperti Pak Jokowi. Inilah yang pak Celetuk rasa sangat sesuai untuk menjadi Presiden masa kini Negara Indonesia. Kinerja, Profesionalisme, serta semangat yang sangat baik.

Semoga, kinerja nya terus meningkat dan dapat membuahkan hasil dengan cepat untuk semua rakyat Indonesia, serta selalu mengedepankan Asas Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hidup Indonesia !!! Semangat Pak Jokowi !!! 

Temui Jokowi, Ibu Arsyad Diberi Amplop Duit



TEMPO.CO, Jakarta - Mursyidah, ibu dari Muhammad Arsyad, tersangka dalam kasus penghinaan Presiden dan pornografi menemui Presiden Joko Widodo dan Iriana Widodo, Sabtu, 1 November 2014. Setelah bertemu dengan Jokowi, Mursyidah mengaku diberi amplop berisi uang oleh Iriana. "Saat bertemu dengan ibu (Iriana), dikasih uang," kata Mursyidah di Kantor Presiden.

Namun Mursyidah tidak mengungkapkan nilai uang yang dia terima dari Iriana. Mursyidah mengatakan, dalam pertemuan itu, Iriana memberi pesan agar dirinya mengajari Arsyad untuk berhati-hati saat bertindak. "Dikasih tahu agar anaknya diajari, dan sudah dimaafkan," ujar Mursyidah yang datang bersama suaminya, Syafrudin.

Setelah bertemu dengan Jokowi dan Iriana, Mursyidah mengatakan ada jaminan mengenai penangguhan penahanan bagi Arsyad. Pada Ahad, 2 November 2014, Arsyad kemungkinan sudah bisa bertemu kembali dengan keluarganya.

Arsyad ditahan sejak 23 Oktober 2014 karena menyebarkan gambar Jokowi dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Montase atau gabungan dari beberapa potongan foto yang berbeda itu menunjukkan Jokowi sedang beradegan asusila dengan Megawati. Arsyad pun dijerat dengan Undang-Undang Pornografi dan terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.


Mantap Pak Jokowi!!!.. Beginilah Presiden yang sesungguhnya. Tidak meneror Rakyat, memberikan pelajaran, mengutamakan pelayanan, serta memberikan pengampunan pada Rakyat.

Presiden yang sangat "Legowo". Kami sebagai rakyat Indonesia yang Pak Jokowi pimpin merasa sangat puas. Semoga hal tersebut dapat menginspirasi Rakyat Indonesia lain dan dapat memberikan pelajaran pada setiap individu masyarakat. Sebagai Presiden Indonesia serta Pemimpin, Pak Jokowi sudah memberikan contah yang sangat baik, besar, dan sangat bearti..

Terimakasih Pak Jokowi... Suksess Indonesia!!! 

Kamis, 30 Oktober 2014

Ini Sebab Presiden Jokowi Susah Dilengserkan MPR




TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Hakim Konstitusi Jimly Asshidiqie mengatakan, adalah upaya yang berat jika ada pihak yang ingin memakzulkan Presiden Joko Widodo. Bahkan, kata Jimly, pelengseran tersebut lebih berat ketimbang mengubah Undang-Undang Dasar 1945.

Musababnya, sistem presidensial memberi perlindungan agar pemimpin negara tak mudah diturunkan begitu saja seperti era Presiden Abdurrahman Wahid. "Ada gabungan mekanisme hukum dan politik," kata Jimly di kantornya, Kamis, 30 Oktober 2014.

MPR adalah lembaga tertinggi yang berhak memberhentikan presiden. Namun, sebelum masuk di ranah politik tersebut Mahkamah Konstitusi harus memutuskan presiden bersalah atau tidak, seperti melakukan tindak pidana maupun korupsi.

Koalisi Prabowo Subianto telah menguasai Parlemen, baik di DPR maupun MPR. Marak wacana yang menyebut Jokowi hanya bisa menjabat presiden selama dua tahun. Jokowi disebut bakal dijatuhkan melalui impeachment MPR. "Itu hanya syak-wasangka," kata Jimly.

Posisi Presiden Jokowi, kata dia, lebih kuat daripada Presiden Amerika Serikat. Di Indonesia presiden memiliki hak veto. Andai saja pemerintah tidak sepakat dengan sebuah rancangan undang-undang yang dibahas DPR, maka produk hukum tersebut tak bisa diundangkan.

Sedangkan di Amerika Serikat, kata Jimly, andaikan Senat dan Parlemen menyetujui RUU, maka mau tak mau pemerintah kalah, dan harus menyetujui RUU yang dibuat Senat Amerika. Pemerintah kalah suara dari Senat dan Parlemen.


Ya...Beginilah Pihak yang kalah dan tidak Sportif. Pihak Partai Grindra Pak Prabowo, trus saja untuk mencari celah mengalahkan Pak Jokowi (Pihak yang baik dan bermain jujur) meskipun dengan tidak baik, kasar, dan terang-terangan. Pada saat pemilihan Presiden pun Pihak Prabowo sudah banyak sekali melakukan kecurangan, di lain pihak Pak Jokowi sudah bermain jujur.

Tapi ternyata Prabowo mengalami kekalahan, tetap saja tidak insaff dan terus membombardir Pihak Jokowi agar kalah. Tapi.. yang benar pasti bertahan kan?? Yaa.. Akhirnya Pak Jokowi jadi Presiden. 
Masa sekarang masih terus saja ingin menjatuhkan Jokowi?? Wahhh... Parah banget yaa??!!

Pak Jokowi semangat terus ya... Indonesia selalu di pihak anda. Hidup Indonesia!!!


Fadli Zon Siapkan Pengacara untuk Penghina Jokowi 




TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon berjanji membantu Muhammad Arsyad untuk menjalani proses hukum yang sedang dihadapi. Bantuan itu berupa pendampingan pengacara kepada Arsyad. "Kami berikan secara gratis untuk membantu menyelesaikan permasalahan sampai tuntas," kata Fadli di kediaman Arsyad, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat, 31 Oktober 2014.

Ibu Arsyad, Mursyidah, mengaku telah menyiapkan kuasa hukum sebelum Fadli Zon memberikan tawaran itu. Meski demikian, Mursyidah berharap bantuan Fadli dapat mempercepat kebebasan putra pertamanya itu. "Ya penginnya cepat bebas. Itu saja," ujar Mursyidah dengan nada datar dan tatapan linglung.

Saat ini Mursyidah beserta sang suami, Syafrudin, menuju ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Mereka ingin mengunjungi putranya karena dikabarkan sakit. "Ingin nengok, mumpung jam besuk. Kemarin katanya sakit," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Polisi menangkap Arsyad pada 23 Oktober lalu. Penangkapan itu terkait dengan tuduhan penghinaan yang dilakukan Arsyad terhadap Joko Widodo saat masa pemilu bergulir. Arsyad memasang gambar-gambar cabul di dalam akun Facebook-nya dan mengganti wajah di gambar itu dengan foto Jokowi.

Polisi menetapkan Arsyad sebagai tersangka dan menjerat pemuda itu dengan Undang-Undang ITE dan UU Pornografi. Ancaman hukuman untuk Arsyad mencapai 10 tahun penjara.


Pak Fadli Zon dari Partai Grindra emang agak parah ya. Pak Celetuk sampe bingung liat sepak terjang nya.. Emang Pak Fadli ini maksudnya apa ya?? Masa membela yang salah. Tapi misi Partai Grindra pingin membuat Indonesia lebih baik. Kesannya kan memang "BERTENTANGAN" dengan visi dan misinya pada saat Partai Grindra membawa Prabowo untuk jadi Presiden.

Seharus nya kalau Grindra memang punya keinginan aneh dengan maksud menjatuhkan Presiden Kita PAk Jokowi, masa terang-terangan gini?? Atau memang Tukang Sate ini memang suruhan Partai Grindra untuk menghina Pak Jokowi?? Karena itu ingin membantu melepaskan Pak MA??

Tapi Kemungkinan memang ingin mengambil hati Rakyat dengan membantu orang kecil lepas dari masalah hukum dan nantinya punya harapan dibela rakyat Indonesia begitu? Rakyat Indonesia tidak bodoh Pak Fadli. Partai Grindra dan Anda sendiri terlalu kelihatan tidak baik, serta terlalu kasar dan tidak Sportif dalam menjalani Kehidupan.

Kami Bersyukur karena Pak Prabowo dan Grindra tidak terpilih menjadi presiden Indonesia, karena apabila terpilih Indonesia pasti mengalam kehancuran parah dan anarkistis seperti kasus '98.

Hidup Pak Jokowi,... Sukses Indonesia!!!

Rabu, 29 Oktober 2014

Kasus Sepak Bola Gajah, Wasit Hulman Disorot



 TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Hinca Panjaitan mengkritik wasit yang memimpin pertandingan PSS Sleman melawan PSIS Semarang, Hulman Simangunsong, karena dia tidak menghentikan laga sekalipun kedua tim menampilkan permainan aneh. Dalam pertandingan yang berlangsung Ahad, 26 Oktober 2016, dan berakhir 3-2 untuk kemenangan PSS Sleman itu semua  gol berstatus gol bunuh diri.

"Wasit seharusnya melindungi integritas sepak bola," kata Hinca kepada wartawan di kantor PSSI Selasa malam, 29 Oktober 2014. "Bagaimana mungkin Anda melihat sesuatu yang buruk telah berlaku, dan Anda memiliki pluit, tapi Anda tidak melakukan penghentian itu."

Menurut Hinca, perilaku kedua tim menciderai nilai-nilai yang tertera dalam Code of Conduct (tuntunan perilaku) Federasi Internasional Asosiasi Sepak Bola (FIFA). Salah satunya prinsip dalam tuntunan itu adalah setiap tim seharusnya bermain untuk menang.

Sedangkan Wasit Hulman memiliki argumen soal kenapa ia tak menghentikan pertandingan tersebut. "Regulasi menyatakan kami tidak bisa menghentikan pertandingan jika bukan karena force majeure (kejadian di luar kendali) atau pemain kurang dari tujuh," kata dia.

Komisi Disiplin memutuskan memberi rekomendasi kepada Komite Wasit agar Hulman dibebastugaskan sampai Komisi Disiplin selesai melakukan investigasi atas kasus ini. Hulman pun menerima keputusan ini dengan lapang dada. "Memang tidak elok rasanya, jika sementara pemain diinvestigasi, saya tetap menjalankan tugas," ujar Hulman saat dihubungi Tempo, Rabu, 29 Oktober 2014. "Saya kan juga bagian dari pertandingan itu."


Sepak Bola Gajah... Yaa.. Tepat sekali menurut Pak Celetuk..
Memang seperti itu kelihatannya, skenario nya sudah jelas, serta Akting pemain jelek sekali. Jadi kelihatan sekali Kecurangannya.. 

Dari dulu, Banyak sekali rakyat indonesia kurang setuju dengan adanya Sepakbola Indonesia. Indonesia kesannya belum siap. Dilihat dari pertandingan-pertandingan Sepakbola indonesia yang tidak cemerlang. Dari kemengangan yang sedikit sekali, banyak pemain dengan predikat jelek di masyarakat, sering terjadi ricuh di pertandingan, Banyak suporter yang anarkis dan terus menjadi-jadi, Mengeluarkan dana yang cukup besar untuk Sepakbola indonesia tetapi tidak ada hasil, serta menjadi ajang KKN menteri-menteri Indonesia..

Dilihat dari Hasil nya, ngapain sih Sepakbola Indonesia dipertahankan? Untuk apa? DAn apa target kedepan (Dilihat dari hasil saat ini)?

Bukan permasalahan Wasit, atau pun pemain. Tapi Moral Mereka semua yang memang masih belum bisa bermain Sportif dan semangat atas Olahraga. Dari pada banyak merugikan dari berbagai faktor. Lebih Baik Bubarkan saja SEPAKBOLA INDONESIA. Sambil dipantau kedepan apabila Sepakbola Indonesia Siap, Silahkan Dibentuk ulang dengan Performa yang baik.

Hidup Indonesia...!! Untuk Indonesia Lebih Baik !!

Kata Fahri Hamzah Soal Kenaikan Harga BBM




TEMPO.CO , Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fahri Hamzah, mengatakan Presiden Joko Widodo tidak perlu mendapatkan persetujuan lembaganya untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang rencananya dilakukan sebelum 1 Januari 2015.

Menurut Fahri, untuk menaikkan harga BBM pemerintah Jokowi hanya menggunakan ruang fiskal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014. "Karena APBN hingga akhir 2014 sudah diketuk oleh DPR periode sebelumnya, nanti tinggal pertanggungjawabannya saja," kata Fahri kepada Tempo, Rabu, 29 Oktober 2014.

Fahri mengatakan, DPR akan membantu pemerintah bekerja. "Jangan mempersulit, pemerintah tidak harus meminta persetujuan DPR," ujarnya. Ketika ditanya soal dugaan DPR akan menghambat program pemerintahan Jokowi, Fahri hanya menjawab singkat. "Tidak ada masalah, yang baik akan kami dukung," kata Fahri yang menjadi koordinator untuk bidang kesejahteraan rakyat.

Wakil Ketua DPR Bidang Ekonomi dan Keuangan, Taufik Kurniawan, mengatakan meski Presiden Jokowi tidak perlu persetujuan DPR dalam menaikkan harga BBM, pemerintah masih perlu mendengarkan pertimbangan parlemen, terutama soal efek dari kebijakan itu. "Perlu ada penjelasan kepada DPR, mengenai alasan kenaikan harga BBM," katanya.

Pengawasan dan transparansi dalam pengurangan subsidi BBM, kata Taufik, juga akan terus dilakukan oleh DPR. Menurut dia, hal itu karena menaikkan harga BBM berdampak besar berupa pengurangan daya beli masyarakat dan menurunkan pertumbuhan ekonomi. Meski demikian, Taufik mengapresiasi ketegasan pemerintah yang berencana menaikkan harga BBM, sebagai langkah berani dan tepat, walaupun kebijakan itu nantinya tidak populis.


Wahh... Pak Fahri ini memang sangat membingungkan ya... Dari awal sepertinya dia ini memang menentang program-program baik yang telah dibuat Oleh Presiden. Memang dengan kenaikan BBM banyak menyengsarakan Rakyat. Tapi di lain pihak, Pak Presiden ingin mengganti Subsidi BBM dengan subsidi lainnya. Karena Subsidi BBM banyak tidak tepat sasaran dan banyak praktek KKN disana. Dengan menaikan harga BBM pasti akan mengurangi 2 Hal tersebut.

Posisi Pak Fahri sebagai Wakil DPR kok malahan banyak menentang Program-program yang baik dan memiliki pemikiran negatif. Apakah alasan nya?

Dilihat dari segi manapun, Keputusan Akan Program BBM adalah hal yang baik, Sulit terlebih dahulu bersenang-senang kemudian. Rakyat indonesia pasti paham kok, dengan keputusan tersebut, dan disertai gaya kepemimpinan Presiden Jokowi.

Yaa... Semoga pak Fahri ini lebih terbuka pikirannya, siap untuk membangun Indonesia lebih baik, dan siap mendukung Pemerintahan Saat ini, bukan mempersulitnya.

Hidup Pak Jokowi !!! Suksess Indonesia


Tukang Sate Penghina Jokowi Dibela Netizen




TEMPO.CO, Jakarta - Pemuda 24 tahun berinisial MA ditahan di Markas Besar Polisi Republik Indonesia karena dituduh menghina Presiden Joko Widodo di media sosial Facebook. Penahanan MA ini sontak mengejutkan warga dunia maya yang biasa disapa netizen. Mereka menyayangkan penahanan MA. "Loh, kok, belum apa-apa sudah mau ikut-ikutan gaya orba?" cuit akun @kang_aden, seperti yang dikutip Tempo, Kamis, 28 Oktober 2014.

Akun @Bemz_Q ikut mencuit, "Cuma lulusan SMP, dan tukang sate (kalau infonya benar) yang mem-bully Jokowi, kenapa tidak dilakukan pendekatan baik-baik saja dulu?" ujar akun itu.

Bahkan, stand up comedian Sammy melalui akunnya @NOTASLIMBOY yang memiliki pengikut lebih dari 84 ribu orang ikut mencuit dengan me-mention langsung Presiden Joko Widodo. "Pak @jokowi_do2... Itu yang perang status di Facebook ada yang ditangkap polisi, Pak... Semoga bapak baca mention saya," kata dia.

MA ditahan di Markas Besar Polisi Republik Indonesia sejak Kamis pekan lalu hingga hari ini. Warga Ciracas, Jakarta Timur, ini memuat beberapa konten yang menghina Jokowi dalam akun Facebook pribadinya saat kampanye pemilihan presiden Juli lalu.

Menurut Irfan Fahmi, kuasa hukum MA, dia hanya ikut-ikutan pengguna Facebook lain yang riuh rendah mengikuti perkembangan politik. "Dia hanya terjebak situasi politik saat itu," kata Irfan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan belum mengetahui kejelasan kasus ini. "Saya belum dapat informasinya. Saya cek dulu besok," kata dia melalui pesan singkat.

Menurut Pak Celetuk.. Seharus nya jangan langsung Ditahan di Mabes. Sebaiknya Pemuda tersebut dibawa ke MABES Polri untuk diberikan penyuluhan. Agar pemuda tersebut mengerti dan paham tentang apa yang dia lakukan.

Mungkin hal tersebut adalah inisiatif dari Polisi sendiri, dan bukan dari Korban yang dihina (Pak Presiden Jokowi), ada baik nya bahwa Pak Jokowi mendatangi Pelaku penghinaaan dan memberikan waktu untuk omong-omong dan diskusi apa yang perlu disampaikan oleh  Pemuda tersebut..

Semoga Pak Jokowi bisa membantu dan membuat masyarakat lebih Optimis dengan Presiden yang akan membawa Bangsa Indonesia lebih Sukses.

Hidup Indonesia!!! Semangat Pak Jokowi!!!